LEMBAGA PERS MAHASISWA

LPM ALIF

STAI Al-Hamidiyah Bangkalan

Antara Tersenyum dan Menangis Saat Indonesia Terpilih Sebagai Dewan HAM PBB

Dikabarkan langsung oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bahwa indonesia terpilih menjadi Dewan HAM PBB periode 2020-2022 mengalahkan Jepang dan Korea Selatan dengan perolehan suara 174, sebelum ini indonesia memang sudah sering terpilih menjadi dewan HAM PBB dan ini artinya dunia sangat mempercayai Indonesia untuk dijadikan contoh bagaimana menerapkan Hak Asasi Manusia.

Slot 4D Slot 4D Slot 4D Slot Gacor Slot Slot Online

Indonesia sendiri mempunyai piagam HAM yang di tetapkan di TAP MPR No. XVII Tahun 1998 dengan isi, 1. Hak untuk hidup, 2. Hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan, 3. Hak mengembangkan diri, 4. Hak keadilan, 5. Hak kemerdekaan, 6. Hak atas kebebasan, 7. Hak keamanan, 8. Hak kesejahteraan, 9. kewajiban, 10. perlindungan dan pemajuan


Indonesia mempunyai sejarah yang kelam tentang HAM, kita buka buku sejarah tahun 1965 dengan ganasnya ribuan manusia yang di anggap terlibat dengan PKI di kejar dan di bunuh tanpa proses pengadilan, dan bagaimana pada tahun 1998 demo besar-besaran mahasiswa yang menuntut untuk menurunkan dan mengadili soeharto tetapi entah datangnya dari mana beberapa preman masuk ke rumah-rumah orang tionghoa menyiksa dan memerkosanya. Jadi ma'lumi saja jika sekarang orang tionghoa memagari rumahnya rapat-rapat, mungkin trauma masalalu.


Tidak sampai di situ, masih banyak lagi kasus-kasus hitam masalalu yang sengaja di tutupi oleh pemerintah dari masa kemasa, seperti penculikan 13 aktivis. sembilan orang hilang entah kemana sampai sekarang, kasus marsinah yang di bunuh, kasus munir yang di racun di pesawat saat perjalanan ke belanda karena dia di anggap mengusik dan lantang saat berbicara tentang HAM dan menjadi advokat bagi orang yang Hak Asasinya di langgar

Melihat dari beberapa kasus yang ada nampaknya Indonesia seakan tidak serius mengurusi Hak Asasi Manusia, jika kasus-kasus HAM masalau masih belum diungkapkan secara tuntas, maka jangan kaget suatu saat akan terjadi lagi, lantaran ini akan di anggap hal yang biasa saja, akan di anggap suatu yang sudah lumrah di lakukan. Dan kasus-kasus itu sampai sekarang masih remang remang layaknya wanita yang mengaku hijrah tapi masih ciuman oh tuhan. Bagaimana Indonesia menjadi contoh dunia jika tidak bisa menghormati Hak Asasi Rakyatnya, inikah wajah Dewan HAM PBB?


Oleh : Sahabat David


samistilegal.com 

Tulisan Populer
Tulisan Terbaru
Tulisan Terbaca