Bekas rasa adalah penjara bagi penghuni selanjutnya
Hilangnya terasa, namun tak terlihat, seperti bayangan yang melekat.
Hayal yang tak kunjung pergi, terus mengingat senja menawan itu, warna-warninya yang berkilau menghiasi kesunyian.
Apakah ini sisa rasa, ataukah parut jiwa yang tak pudar, bekas luka yang terpatri dalam kalbu, menjadi tanda kenangan yang tak pernah benar-benar sirna.
Penulis :UUM✍🏻
pimred : Nur Azizah
Design: Afifuddin
Penanggung Jawab: PU LPM ALIF STAMIDIYA