LEMBAGA PERS MAHASISWA

LPM ALIF

STAI Al-Hamidiyah Bangkalan

Lantang di Jalan, Sunyi di Akademik

Dari dulu hingga sekarang mahasiswa di identik dengan insan yang Kritis dan berintelektual tinggi,ganas di jalan bersuara lantang melawan ketimpangan dan menuntut keadilan sebagai tanggung jawab moral,namun mereka juga tidak lupa akan nilai-nilai akademiknya belajar dengan serius, menyelesaikan tugas-tugas kuliah dengan benar hingga mampu menuntaskan persoalan akademiknya dengan baik. Oleh karna sebab itu para mahasiswa di gelari sebagai agent of change,social control dan iron stock.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, dua keidentikan di atas sudah mulai luntur dari jiwa mahasiswa itu sendiri. Tidak sedikit kita temui mahasiswa yang hanya pandai berdiskusi di warung-warung kopi tapi nalar literasinya mati,pintar mengkritisi tapi enggang memberikan solusi dan kontribusi,nyaring ketika berorasi tapi sunyi ketika di kelas ada presentasi dan diskusi, scrolling hp,ngobrol bahkan tidur ketika ada penjelasan materi. Ngaku aktivis demo sana sini dengan dalih menuntut hak rakyat, tapi terhadap persoalan kuliahnya tidak peduli.

Lantang menyuarakan aspirasi masyarakat adalah kewajiban moral, tetapi menyelesaikan studi dengan prestasi adalah tanggung jawab intelektual dan dua kutub ini harus berjalan seimbang.

Mahasiswa yang diam di saat melihat ketimpangan sosial adalah mereka yang ilmunya sia-sia namun,mahasiswa yang lantang bersuara namun tidak mampu menyelesaikan akademiknya dengan baik maka sia-sialah perjuangannya.

Sebab , saat tiba waktu terjun sepenuhnya ke masyarakat hanya ilmu dan kompetensi nyata yang mampu di implementasikan untuk mewujudkan perubahan yang berkelanjutan.

Jangan sampai terjebak dengan kata aktivis ,karna aktivis sejati bukan hanya yang turun kejalan,tetapi yang mampu membawa perubahan nyata ketika kembali ke masyarakat.

Jadilah mahasiswa aktivis sekaligus akademis, tetap junjung tinggi idealisme karna tanpa idealisme semua akan bisa dibeli seperti yang di katakan oleh Tan Malaka"idealisme adalah kemewahan terakhir yang di miliki pemuda dan kemewahan itu hari ini sedang di perjual belikan".

Dan satu lagi bergeraklah dengan nyali, bertumbuh dengan bukti.

Penulis: FIRMAN_33

Pimred: Moh. Kholis

Penanggung Jawab: Nur Azizah ( PU LPM ALIF)

Tulisan Populer
Tulisan Terbaru
Tulisan Terbaca