LEMBAGA PERS MAHASISWA

LPM ALIF

STAI Al-Hamidiyah Bangkalan

Refleksi Hari Guru

لولا المربي ما عرفت ربي

"Andaikan tidak ada sang guru, aku tidak akan mengenal tuhan ku"

Di dalam aspek kehidupan kita selain ada peran orang tua yang selalu menyayangi,merawat dari kecil hingga besar, memberi makan ketika lapar, dan selalu mendoakan serta menjadi penopang di saat kita putus harapan, juga ada peran seorang guru yang senantiasa mendidik, mengajarkan berbagai ilmu pengetahuan, memberi arah ke jalan yang benar dan yang terpenting mengenalkan kita kepada Tuhan seluruh alam.

Ayah dan ibu adalah orang tua bagi raga dan jasad kita, sedangkan guru adalah orang tua bagi jiwa dan ruh kita, sehingga kita selain wajib hormat dan patuh kepada orang tua, juga wajib hormat dan patuh kepada guru.

Nah. Di hari guru ini penulis ingin mengajak para pembaca untuk berefleksi bersama apakah kita dengan memperingati bahkan memberi kado dan bingkisan di hari guru nasional ini sudah betul-betul hormat dan menghargai perjuangan-perjuanga seorang guru?

Guru dalam arti pendidik adalah mereka yang senantiasa memberikan bimbingan, memberikan ilmu serta menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada seluruh anak didiknya, sehingga terlahirlah manusia-manusia yang berilmu dan berkarakter mulia.

Guru sangat mempunyai peran penting bagi kehidupan kita, karna berkat merekalah kita bisa menjadi manusia yg berpengetahuan sehingga bisa membedakan mana yang baik mana yg tidak, tanpa mereka kita bukanlah apa apa. maka patutlah kita untuk hormat dan patuh serta menghargai dan mengingat perjuangan-perjuangan mereka. Lalu bagaimana cara kita untuk menghormati dan menghargai perjuangan nya? Apakah cukup hanya dengan memperingati hari guru dan bahkan memberikan bingkisan dan kado kepada mereka?

Memberi kado kepada guru di hari guru bukanlah perkara yg salah, malah itu bagus karna merupakan bentuk apresiasi dan salah satu bentuk hormat kita kepada seorang guru, namun apakah cukup di situ saja, tentunya tidak Karna pada sejatinya guru tidak mengharapkan itu semua, mereka hanya berharap gimana anak-anak didiknya menjadi orang yang baik, giat di dalam belajar dan sukses di masa depan. Kebahagian terindah di mata seorang guru adalah ketika bisa melihat anak didiknya bisa menjadi manusia seutuhnya.

Maka kesimpulannya, di dalam menghormati dan menghargai perjuangan guru tidak cukup hanya dengan meberikan kado kepada mereka di hari guru, namun lebih dari itu kita harus menghormati mereka di setiap waktu kapanpun dan di manapun dengan cara mengamalkan apa yang telah di ajarkan oleh mereka dan mengindahkan nasihat nasihat yang keluar dari mulutnya. Apalah arti pemberian kado di hari guru kalo di setiap harinya kita sering membantahnya, tidak mengindahkan nasihatnya, berperilaku buruk di luaran sana

Guru adalah pahlawan tanpa jasa, berjuang.      tanpa pamrih memberi tanpa mengharap kembali

Penulis : F33

Penanggung Jawab : Nur Azizah( PU LPM ALIF )

 

Tulisan Populer
Tulisan Terbaru
Tulisan Terbaca