Disaat manusia tergila-gila dengan dunia kau ajarkan kami arti hidup sederhana
Disaat semua orang bangga dengan kemewaan duniawi engkau tetap ajarkan kami rendah hati
Dan disaat orang-orang menginginkan kehormtan engkau tetap ajarkan kami kesederhana’an
dan kerendahhatian
Wahai guruku kau didik kami dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan ketabahan
Bahkan dikala sakitm kau tetap terlihat sehat dan semangat agar kami tetap bisa belajar di setiap
saat
Wahai guruku bagimu santrimu yg utama hingga kau korbankan apa yg kau punya
Guruku engkau sosok guru teladan kami yang selalu mengasuh dan membimbing kami hingga
kau lupa dengan dirimu sendiri
Engkau bagaikan lilin yg tersulit api menerangi meski disakiti itu semua kau lakukan demi
seluruh santri miftahussolah tercinta ini
Kaulah sosok guru yg lemah lembut, penyayang, penyabar dan rendahh hati
Wahai guruk dikala para santri berbuat kesalahan tiada bosan dalam kamusmu untuk selalu
menasehati dan mengayomi
Maafkan kami wahai guruku yang selalu membuatmu kesal atas perilaku kami bahkan terkadang
kami lalai terhadap nasehat nasehat yang kau beri
Wahai guruku kau kenalkan dan kau ajarkan kami arti kesabaran dan ketulusan meski terkadang
waktu, tenaga, pikiran bahkan apa saja yg kau miliki kau korbankan Kepada kami seperti
anakmu sendiri
Wahai guruku kau ajarkan kami ilmu pengetahuan dan pendidikan akhlak dalam diri ini,
sehingga kami menjadi pribadi yang memiliki budi pekerti.
Wahai guruku satu yang ku pinta padamu malam ini do’amu… do’amu… agar kami tetap
istiqomah dalam mencari ilmu
Dan terahir dari kami terima kasih atas segala didikanmu, nasehatmu dan ketulusanmu wahai
guru tauladanku
Penulis: Alfin (magang)
Pimred: M. Kholis
Penanggung Jawab: Nur Azizeh ( PU LPM ALIF STAMIDIYA)