Mentari Menghalau gulita
Saksi suburnya benih cinta
Cerahnya ku nikmati
hangatnya mengusung rindu di pagi hari
Ku lihat arah terbit mentari
Nampak kibaran bendera biru gagah berani
Jauh dari huru hara birokrasi
Mereka menyebutnya Sang PMII
Arif bijaksana
Berdiri sendiri tanpa butuh validasi
Namun menjadi pacuan bagi kaum moderasi Tertanam jiwa bakti
Tatkala Mahbub junaidi menyemai bibit-bibit Juang
Dan Negri ini Mulai abai terhadap keadilan
Sungguh Gigil dahaga harus ku puaskan
Semangat ku jadikan perapian
Turun kejalan dengan aksi damai
Di sini, di atas bumi kelana
Setiaku tertancap
Doaku terpanjat serta Juangku berkobar semangat
Lepaskan belenggu Rakyat
Dan Hirau akan panas yg menyengat
Sebab Nilai mu bisik Semangat
Bersama seulas senyum hangat
Mengayom dalam gelayut lekat
Di bawah sinar mentari yang hangat
Kau Beri Tegukan Proses Ternikmat.
Penulis H5