LEMBAGA PERS MAHASISWA

LPM ALIF

STAI Al-Hamidiyah Bangkalan

Mahasiswa Kontemporer Mindset Primitif

Membaca adalah jendela dunia, dengan membaca kita bisa seakan-akan berkeliling dunia," sudah tidak asing lagi istilah itu, Berkeliling dunia artinya, raga kita tidak sungguh-sungguh pergi berjalan-jalan keliling dunia, melainkan jiwa, pikiran, dan imajinasi kita yang melalang buana keliling dunia. Akan tetapi mahasiswa sekarang kebayakan enggan untuk membaca buku alias tidak ada ketertarikan untuk membacanya, padahal sebagai mahasiswa membaca buku adalah sebuah kewajiban. Untuk mengasah otak kita kalau sudah tidak minat lagi membaca perlu di pertayakan kemahasiswaannya, jagan- jangan kuliah hanya sekadar formalitas atau ajang untuk mencari sebuah ijazah, waduhh ubur- ubur  ikan lele kalau gitu mahasiswa rusak lee, kalau zaman dulu mahasiswa semester satu sudah hatam beberapa buku kalau sekarang udah semester empat keatas di tanya berapa buku yang di baca malah cengar cengir, 

Namun sayangnya, dizaman globalisasi ini semakin banyak mahasiswa yang meninggalkan membaca. Padahal kita semakin mudah untuk mengakses buku, baik fisik maupun digital. Tetapi kemajuan Dunia digital sekarang seringkali disalahgunakan dengan menggunakannya pada hal yang bersifat egosentris dimana media sosial hanya untuk tiktokan, instagram, facebook dan lain lain. Sungguh miris sekali dunia perkuliahan saat ini tidak memikirkan untuk mengembangkan diri melaikan fashion yang diutaman denagn terpinggirkannya kebutuhan intelektualnya.

Keberadaan sosial media diibaratkan candu yang membuat mahasiswa selalu ingin mengaksesnya. Sebagian mahasiswa menjadi lebih antusias dengan penggunaan sosial media ketimbang membaca dan belajar, hal tersebut dinilai cukup mengkhawatirkan dan perlu antisipasi yang tepat agar motivasi dan minat baca mahasiswa bisa kembali tumbuh.

Penulis: NA

Tulisan Populer
Tulisan Terbaru
Tulisan Terbaca