Untukmu, Sahabat
Di saat matahari mulai menampakkan sinarnya,
menjadi pertanda cerahnya hari yang kan bahagia.
Namun petir justru hadir di tengah sinar indah itu,
menyambar hati hingga nyaris tak berbentuk lagi.
Kabar ini begitu menyiksa,
menghancurkan semangat tanpa sisa.
Pertahanan pun menjadi puing-puing kehancuran
saat kutahu ini adalah kabar perpisahan.
Denganmu, tak hanya sehari,
bukan hanya seminggu atau sebulan, bahkan tak setahun.
Kebersamaan kita tak mengenal waktu,
hingga kini kabar perpisahan itu
begitu menghantam batinku.
Sahabat,
percayalah, kau wanita baik nan salehah yang kukenal.
Tentangmu akan terus abadi.
Jemariku tak akan lelah menulis cerita kita selama ini.
Kau tahu?
Kebaikanmu, tingkah konyolmu,
dan senyum yang selalu terpatri di bibir manismu
bukanlah hal yang mudah untuk dilupa.
Sekali lagi, tentangmu
akan selalu abadi dalam bait karya ini,
wahai sahabat salehahku.
Penulis: Karini
Pimred: Moh. Kholis
Penanggung Jawab: Nur Azizah ( PU LPM ALIF)